This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 07 Juli 2015

Burung murai batu

Burung murai batu adalah salah satu burung kicau yang paling di cari para penghoby burung ya mengapa tidak? Karena jenis burung kicau yang satu ini mempunyai karakter petarung yang hebat dan suara kicauannya yang cukup memukau membuat para penghoby burung rela merogo kocek dalam-dalam terkadang harga yang cukup fantastis hingga ratusan juta rupiah. Memang tak heran apabila burung ini semakin langka dan semakin sulit untuk di dapat namun kita tak perlu bingung untuk mencari bakalan burung murai batu karena sudah banyak yang sudah tergolong sukses untuk menangkar burung murai batu, selain itu juga burung murai batu sangat mudah untuk perawatan nya. Disisi lain pakan burung murai batu cukup gampang di dapat karena burung murai batu bisa di beri voer, jangkrik, kroto, dan cacing untuk memilih bakalan burung murai batu sebenarnya tidak terlalu sulit. Di Indonesia, burung murai batu dikelompokkan oleh para pehobi burung berdasarkan asal wilayahnya. Misalnya, burung murai batu Medan, Lampung, Jawa, dan seterusnya. Terkadang pengelompokan ini tidak sepenuhnya akurat. Sebagai contoh, beberapa burung murai batu asal Aceh kerap juga disebut sebagai murai batu Medan. Secara umum burung murai batu yang banyak dipelihara bersumber dari Sumatera, Kalimantan dan Jawa. Selain itu, ada juga yang diimpor dari Malaysia, Thailand dan Indocina. 

a. Burung murai batu Sumatera Murai batu Medan. Berasal dari wilayah Sumatera Utara, mencakup hutan Bohorok, dan Bukit Lawang. Burung ini juga terdapat di Taman Nasional Gunung Leuser yang mencakup wilayah Aceh. Murai batu Lampung. Berasal dari hutan-hutan wilayah Lampung dan sekitar Gunung Krakatau. Murai batu Lampung saat ini sudah jarang ditemukan di alam bebas. Pasokan kadang datang dari Jambi dan Riau dan jual sebagai asal Lampung. Murai batu Nias. Berasal dari pulau Nias, sebuah pulau kecil di bawah Sumatera, secara administratif masih masuk Propinsi Sumatera Utara. Keunikan murai batu nias terletak pada bulu ekornya yang berwarna hitam. Oleh karena itu sering disebut murai batu ekor hitam (Black Tail Shama), meskipun sebenarnya murai batu ekor hitam bisa juga ditemukan di Mentawai, Sumatera Barat, dan Aceh. 

b. Burung murai batu Kalimantan Murai batu Palangka. Berasal dari daerah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Murai batu Banjar. Tersebar di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Murai batu Banjar ini memiliki ciri ekor yang cukup panjang di banding asal Palangka. 

c. Burung murai batu Jawa Murai batu jawa sering disebut Larwo. Kini keberadaannya di alam bebas sudah sangat jarang. Banyak yang mengira larwo bukan jenis murai batu. Pendapat itu tidak benar, Larwo masih spesies Copsychus malabaricus dari subspesies javanus. Ciri-ciri khususnya batas bulu hitam pada dada jauh ke bawah mendekati perut, sosoknya kecil, dan kadang-kadang kepalanya terlihat jabrik. 

d. Burung murai batu impor Murai batu Malaysia. Kebanyakan berasal dari daerah Kedah dan Perak. Ciri yang khas burung murai batu Malaysia adalah ekornya yang panjang, bisa mencapai 30 cm. Mirip dengan murai batu Medan, namun badannya lebih bongsor. Murai atu Thailand. Berasal dari hutan-hutan perbatasan antara Thailand Selatan dan Malaysia. Ciri khas burung murai batu asal Thailand adalah bulunya yang hitam agak ke biru- biruan. Ekornya panjang menjuntai bisa mencapai 35cm. Pengelompokan ilmiah Pengelompokan ilmiah yang paling lengkap dilakukan oleh Universitas Cornell, Amerika Serikat, dalam The Clements Checklist of Birds of the World yang dirilis tahun 2011, setidaknya tercatat ada beberapa spesies burung murai batu. Berikut daftarnya lengkapnya: 


  1. Copsychus malabaricus malabaricus, penyebarannya di Semenanjung India 
  2. Copsychus malabaricus leggei, penyebarannya di Sri Lanka 
  3. Copsychus malabaricus indicus, penyebarannya di Nepal hingga Assam dan Timur laut India 
  4. Copsychus malabaricus interpositus, penyebarannya di Barat Daya Cina hingga Myanmar, Thailand, Indocina dan Kepulauan Mergui
  5. Copsychus malabaricus minor, penyebarannya di Hainan (Cina Selatan) 
  6. Copsychus malabaricus mallopercnus, penyebarannya di Semenanjung Malaya, Kepulauan Riau dan Kepulauan Lingga
  7. Copsychus malabaricus tricolor, penyebarannya di Sumatra, Jawa, Bangka, Belitung, dan Pulau Karimata
  8. Copsychus malabaricus mirabilis, penyebarannya di Pulau Prinsen (Selat Sunda) 
  9. Copsychus malabaricus melanurus, penyebarannya di Pulau-pulau di Barat Laut Sumatera 
  10. Copsychus malabaricus opisthopelus, penyebarannya di Pulau-pulau di Barat Daya SUmatera 
  11. Copsychus malabaricus javanus, penyebarannya di Jawa Tengah 
  12. Copsychus malabaricus omissus, penyebarannya di Jawa Timur 
  13. Copsychus malabaricus ochroptilus, penyebarannya di Pulau Anambas (Laut Cina Selatan) 
  14. Copsychus malabaricus abbotti, penyebarannya di Pulau Bangka dan Belitung 
  15. Copsychus malabaricus eumesus, Kepulauan Natuna 
  16. Copsychus malabaricus suavis, Kalimantan kecuali Kalimantan bagian Utara 
  17. Copsychus malabaricus nigricauda, penyebarannya di Pulau Kangean dan Pulau Matasiri (Laut Jawa) 
  18. Copsychus malabaricus stricklandii, penyebarannya di dataran rendah Kalimantan bagian Utara, Labuan, Balembangan dan Pulai Banggi 
  19. Copsychus malabaricus barbouri, penyebarannya di Pulau Maratua (di Utara Kalimantan)

TIPS DAN TRIK PENANGKARAN BURUNG KACER


hai teman-teman penghoby burung berkica di sini saya akan menuliskan artikel tentang penangkaran burung kacer.
Penangkaran kacer atau beternak burung kacer bukanlah hal mudah, karena hal ini sagat memerlukan kesabaran yang cukup tinggi apalagi bagi teman-teman pemula. Burung kacer termasuk ke dalam jenis burung kicau yang banyak digemari penghoby burung kicau. Dalam proses penangkarannya, tak sedikit orang yang gagal beternak burung ini. Selain itu, penangkaran burung kacer ini termasuk ke dalam prospek usaha yang cukup menggiurkan karena permintaan konsumen akan burung kacer ini yang kian hari kian meningkat. Tak hanya itu, pasalnya tingkat penjualan dari burung kacer ini bisa menyamai penjualan murai batu yang juga populer di nusantara. Hal ini dikarenakan harga jual dari burung kacer ini sendiri lebih terjangkau.

Salah satu tingkat kesulitan dalam beternak burung kacer adalah sulit dalam hal perjodohan. Selain itu, untuk menyukseskan penangkaran burung kacer ini Anda juga harus memperhatikan model sangkar kacer untuk burung kacer. Adapun salah satu model dari sangkar burung kacer yang tergolong lebih ekonomis, hemat dan juga praktis adalah sangkar gantung. Sangkar gantung sebenarnya tak hanya bisa digunakan untuk beternak burung kacer saja, melainkan juga burung lovebird, murai batu, kenari, anis merah, anis kembang dan lain-lain. Salah satu cara untuk memberikan kenyamanan saat beternak burung kacer ini adalah dengan sangkar gantung. Selain itu, Anda juga tidak harus selalu dengan mendesain sangkar burung dengan jenis breeding yang memiliki suasana asri, natural dan mirip seperti habitat yang aslinya.

Untuk mendapatkan anakan burung kacer berkualitas baik, Anda tentu harus memilih kualitas indukan yang juga bagus dengan ciri-ciri postur badan porfosional dan baik, tidak mengalami kecacatan, gerakan burung yang energik dan gesit, dan rajin berkicau. Selain itu, dalam masa perjodohannya Anda harus memasukkan calon dari indukan kacer jantan pada kandang penangkaran. Kemudian masukan lagi calon indukan kacer betina pada sangkar harian kemudian tempelkan sangkar harian selalu pada kandang penangkaran. Kemudian masukan kandang atau sangkar harian tadi pada kandang penangkaran dan amati kedua calon indukan jantan dan betina tadi.

Setelah selesai masa perjodohan, selanjutnya masuk ke tahap bertelur setelah kedua indukan tadi disatukan dan tidak begitu lama maka si betina akan bertelur. Pada burung kacer sendiri, biasanya dapat menghasilkan telur hingga sebanyak 2 hingga 3 butir. Pada saat bertelur, Anda harus menyediakan yang namanya tulang sotong untuk membantu proses pembuatan dari cangkang telur supaya tetap kuat. Setelah periode bertelur, selanjutnya masuk ke tahap pengeraman yang umumnya terjadi selama 14 hari ketika keluar telur pertama. Namun lamanya waktu pengeraman biasanya akan bergantung pada sang induk burung beserta cuaca di sekitarnya. Jika Anda bisa melakukan penangkaran burung kacer ini dengan baik, maka Anda bisa menjualharga kacer anakan sesuai pasaran atau dengan harga yang cukup lumayan namu sekali lagi hal tersebut tergantung pada kualitas dari anakan itu sendiri.


luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com